Harapan
yang dalam adalah pembentuk kerendahan hati yang mudah menerima yang kecil dan
yang sederhana, sebagai syarat bagi pencapaian dari yang besar dan yang sulit.
Sesedikit
dan sekecil apa pun sebuah harapan itu, ia tetap sebuah harapan.
Karena,
Tidak ada keberhasilan sebesar apa pun yang tidak bisa dicapai melalui harapan,
walau sekecil apa pun harapan itu.
Maka, sebetulnya …
Harapan adalah penghubung antara sepedih-pedihnya keadaan dengan
seindah-indahnya kesyukuran.
Harapan
di hati itu,
adalah yang menjadikan kekasih Tuhan
yang dibebaskan dari kesalahan-kesalahan masa lalunya,
yang dijaga dalam perjalanan yang lurus,
yang dikuatkan untuk melakukan yang tidak biasanya mampu dilakukan oleh orang
lain,
yang dimudahkan untuk merampungkan tugas-tugas besar,
yang disahabatkan dalam pergaulan dengan calon-calon penghuni surga,
dan yang ditata keindahan kehidupannya di dunia –
sebagai awalan rasa dari kehidupannya di surga.
Amien …
..jadikan aku dalam pandanganku sendiri sebagai seburuk-buruk makhluk, dalam pandangan manusia sebagai yang di tengah-tengah, dan dalam pandangan Mu sebagai yang paling mulia..
Kamis, 28 Februari 2013
Jumat, 22 Februari 2013
Larut
Sudah larut
Menembus kabut
Hujan mengucur badan
Siapa berkata?
Kawanku hanya rangka saja
Karena dera mengelucak tenaga
Dia bertanya jam berapa!
Sudah larut sekali
Hingga hilang segala makna
Dan gerak tak punya arti
_C. A._
Kamis, 21 Februari 2013
Rindu
Rindu datang dalam diam
Rindu datang mengingatkan
Kamu tetap menjadi bagian dari perasaan
Halo.. ini aku
Aku sedang rindu
Namun aku sadar
Waktu telah menelan spasi dan melebarkannya
Mungkin saat ini
Doa-doa itu tak lagi bertebaran di langit
Pada sayap-sayap malaikat yang pernah kita
pinjam di ujung senja
Senin, 18 Februari 2013
Bayang
Pagi ini dingin , mendung . . .
Seakan rekayasa langit mencipta
rasa rinduku
Kemana matahari ku?
Mungkin dia sibuk menghangatkan
sisi lain
Aku menanti gerimis
Ingin hujan saja . . .
Derasnya yang membawaku ke bulan
desember
Derasnya yang membasahi tanah
Berharap terhapus jejak mu
Malah tampak spectrum warna mu
. . . di sana . . .
Dan bila malam, matahari ku telah
lelah
Namun cahya nya masih dibiaskan
oleh Bulan
Hingga bayang mu tetap di sana
. . selalu di sana . .
Tak pernah di sini
Meski di ruang hampa,
Cahya Mu tetap bisa merasuk, kan
. . ?!

" Hidup itu tentang mengerjakan rutinitas yang padat dengan muka pucat, lalu tiba-tiba tersenyum saat mengingat sebuah bayang. "
Kamis, 14 Februari 2013
..Disini Aku..
Jangan berjalan di belakang ku
karena kau bukan penjagaku
Jangan berjalan di depanku
karena kau bukan pemimpinku
aku ingin kau berjalan disampingku
seiring
bersama menuju tuju
sebagai sahabatku
karena kau bukan penjagaku
Jangan berjalan di depanku
karena kau bukan pemimpinku
aku ingin kau berjalan disampingku
seiring
bersama menuju tuju
sebagai sahabatku
Kamis, 31 Januari 2013
Nocturno_fragment
Senin, 28 Januari 2013
Yang di puji
Rasulullah mengabarkan bahwa beliau memiliki banyak nama.
“Saya memiliki lima
nama: Saya adalah Muhammad dan Ahmad, saya adalah Al-Mahi yang denganku Allah menghapuskan kekufuran, saya adalah Al-Hasyir yang manusia nanti
dikumpulkan di hadapanku dan saya adalah Al-‘Aqib
(yang terakhir).” _H.R. Al-Bukhari no 3532 dan Muslim no 6251_
Ahmad
berasal dari kata ‘hamd’ yang berarti
pujian. Di dalam bahasa Arab, ‘Ahmad’ memiliki tiga arti:
1.
Menunjukkan makna paling/yang ter- (Shighah al-Mubalaghah, superlative) untuk
kata hamid (orang yang memuji). Jadi
Rasulullah adalah orang yang paling banyak memuji Allah.
“Saya
adalah pemimpin anak Adam di hari kiamat dan aku tidak sombong. Di tanganku ada
bendera puji-pujian dan aku tidak sombong.” _H.R. at-Tirmidzi no 3148,
dishahihkan oleh Albani dalam Shahih Sunan at-Tirmidzi_
2.
Menunjukkan makna paling/yang ter- untuk kata Mahmud (orang yang dipuji). Jadi
Rasulullah adalah orang yang paling banyak dipuji oleh semua makhluk. Bahkan,
Allah sendiri memuji beliau dalam al-Qur’an dengan sifat-sifat mulia. Dan dalam
al-Qur’an Allah tidak pernah memanggilnya dengan namanya langsung, akan tetapi
dengan mengatakan ‘Yaa Ayyuhannabi’ dan ‘Yaa ayyuharrosul’ berbeda dengan
nabi-nabi yang lainnya, mereka dipanggil dengan namanya secara langsung.
3.
Menunjukkan symbol dari kata Muhammad. Arti dari
Muhammad adalah orang yang banyak dipuji dan di dalam bahasa Arab dapat
disimbolkan dengan kata Ahmad.
(Lihat penjelasan dalam Ma’alimut-Tanzil
VII/108-109 dan at-Tahrir wa at-Tanwir
XXVIII/163-165)
Langganan:
Postingan (Atom)


